Tampilkan postingan dengan label Ngobrolin Kecantikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngobrolin Kecantikan. Tampilkan semua postingan

Perawatan wajahku dari SD (dee-dee, Pond's, Skinfood, Innisfree)


Halo. Assalammualaikum semua. Tadinya mau buat blog lanjutan jalan ke Spore kan, tapi ku lagi merasa gak enak karena I wish I could be the perfect daughter, but I come back to the water, no matter how hard I try (Moana kaleee ). Oke, lets go!

Aku sudah mulai merawat wajah sejak kelas 6 SD. Kalau dipikir-pikir waktu itu aku merasa dewasa sebelum waktunya, tapi ternyata kawan-kawanku sudah lebih parah daripada aku (maksudnya perawatan wajah mereka sudah lebih terlihat dewasa) . Btw, sekarang lagi ada harum bakso di sekitarku, padahal lagi di ruang anak-anak nih.

Nah, melihat Ibu dan uni ku itu wajahnya berjerawat parah dan kak eka juga kadang jerawatan (ku gak tau kalau mau haid wajar jerawatan saat itu) jadi aku tak mau kelihatan tak bersih, akhirnya aku mulai memakai sabun pencuci wajah “dee-dee facial foam” yang di keluarkan memang khusus untuk anak-anak menjelang remaja seperti aku saat itu. Produk ini dulu iklannya, anak SD yang muncul jerawat tapi dia masih anak-anak, akhirnya emaknya kasih dia produk ini dan dia jadi bebas jerawat. Aku terpengaruh, dan ku masukkan ke dalam keranjang belanjaan pas lagi belanja bulanan. Emakku yah seperti biasa over protective kan dia heboh nanya, ini apa untuk apa, tapi karena doi tau “dee-dee” produk buat anak-anak, akhirnya aku dikasih beli. Horeeeee!!!!
ini dee dee nya , tapi ku lupa dulu pakai yg warna apa
foto dari google

Nah, dee-dee ini aku pakai sekitar satu tahun lebih. Sejujurnya, aku beli juga karena melihat keadaan geografis dan keadaan cuaca di Tembilahan saat itu yang panas, berminyak dan airnya tidak jernih (banyak yg menampung air hujan untuk keperluan sehari-hari disana), yang pasti produk ini membantu merawat kulitku. Nah, selama pakai dee-dee ini, aku masih pakai bedak bayi yang Johnson itu. Dan Alhamdulillah, wajahku tidak berjerawat.


Masuk SMP, aku masih melanjutkan dee-dee ini sebagai produk wajib buat cuci wajah. Dan, di pertengahan semester 2, aku mulai berkenalan dengan produk Pond’s white beauty. Ceritanya, waktu selesai kerja kelompok di rumah Melda, aku minta bedak baby ke Melda karena kami mau pergi les di sekolah. Terus Melda dan IIs (Nurul) bilang “kami gak pakai bedak baby Lan, sekarang tuh kita pakai pelembab ini (kasih tunjuk Pond’s tube kecil)” dan aku yang culun ini saat itu ketakutan buat pakainya, ku bilanglah “iiih, gak papanya ini? Nanti bahaya buat kulit” gitulah. Akhirnya dengan pujuk rayu dan kekuatan dari Melda dan Iis saat itu, aku pakai untuk pertama kalinya Pond’s white beauty. Kebetulan, Melda punya toko grosiran dan menjual Ponds ini kan, akhirnya aku beli yang tube kecil ke Melda dengan diskonan harga kawan.
dulu gak gini bentuknya.
foto dari google

Nah, aku pakai produk ini terus-terusan sampai 3 SMP, seperangkat dengan facial foamnya. Dan lalu, muncullah produk Ponds Flawless White saat aku sekitar akhir kelas 3 SMP. Kak Eka, pakai saat itu karena iklannya Mbak BCL yang cantik. Kami kemakan iklan, akhirnya beli juga. Dan , Alhamdulillah produk ini merawat kulitku dengan baik. Tapi, ada beberapa kali aku pakai produk ol*y dan produk lain, tetapi hanya satu tube kecil aku biasanya akan kembali ke Ponds flawless white.
ini aku pakai hampir semuanya. yang di tengah itu yg gak ku pakai.
foto masih dari google


Nah, pas semester 1 kuliah, aku mulai ikut-ikutan ke dokter perawatan kulit. Pergilah aku ke Erh* , dan Alhamdulillah wajahku jadi bagus, tapi waktu aku tak pakai lagi muncullah jerawat membandel di jidatku. Parah! Aku tak pernah jerawatan sebelumnya, kulitku bak kulit bayi (hahahahaa) Jidatku penuh jerawat. Dan aku melanjutkan pakai Ponds lagi.

Nah, tetiba booming kan produk korea, saat itu aku masih jerawatan dan ku pakailah Innisfree yang ada di tulisanku sebelumnya (klik disini) . Dan bekas jerawatku hilang!! HILANG!!! Jidatku bersih dan bebas dari jerawat, produk ini terbaik. Tapi mahal. Akhirnya aku kembali ke Ponds lagi.
ini skinfoodnya, aku pakai nomor 23 , daaan foto masih dari Google
Baru-baru ini aku agak bandal. Aku mengganti produk dari garn**r yang sakura dan membuat pipi sebelah kiriku berbekas jerawat sampai sekarang. Walau aku kembali ke ponds, tetap berbekas. Aku kesal. Dan, akukan sejak 2 tahun ini pakai loose powder skinfood buckwheat dan ini pasangan yang serasi dengan ponds bagiku. Pas,loose powder ini habis, aku ganti degan bedak tabur mar** yang buatan kimia f**ma,yang katanya bagus, tapi membuatku jadi berkomedo parah. Aku komedoan lagi. Hiks sedih.

Nah, sekarang aku lagi menunggu paket innisfreeku datang lagi. Dan berharap bekas jerawatku hilang, setidaknya tak bekomedo lagi.


* btw, aku sering kali pakai Nah di awal kalimat. 

Buka Jilbab


Assalamualaikum pembaca yang baik budinya.

Judulnya adalah hal yang paling sering aku pikirkan di tahun 2016 sampai 2017 pertengahan. Ya! Buka jilbab alias tidak memakai jilbab lagi.

Sejujurnya, di postingan-postingan lalu-lalu aku sudah pernah bilang bahwa aku masih buka tutup jilbab, yang sampai saat ini masih aku lakukan. Misalnya di rumah, ke warung belakang rumah, ke indomaret dan ke pasar, aku hampir selalu tidak pakai jilbab.

 Tapiiii… sejauh ini aku sudah berusaha untuk tidak lagi mengumbar rambut indahku ini ke mana-mana. Terakhir sih saat uni menikah, aku tidak pakai jilbab setelahnya aku berusaha untuk memakai jilbab kemanapun aku keluar. 

Kenapa ada pikiran untuk membuka jilbab? Jujur nih, aku kepikiran membuka jilbab saat bercermin dan mendapati aku lebih cantik dengan membuka rambutku, ketika aku ikat rambutku, dan ketika aku memakai aksesoris rambut. Benar bahwa rambut adalah mahkota bagiku dan aku cantik karenanya. Hahaha.. kok narsis kali yakan?

Terus… karena melihat wajahku yang besar dan tirus, kadang aku merasa aku tampak tua ketika memakai jilbab. Dan, aku sering tidak percaya diri karenanya.


TAPI ITU DULUUUUUUUUUUU.


Aku sudah pernah bilang bahwa aku dikelilingi teman-teman yang baik. Aku bersyukur pada Allah akan hal itu.

Teman-teman wanitaku tidak menghakimi saat aku menyatakan akan membuka jilbab –pada saat itu- mereka hanya bilang “terserah ulan saja, tapi pakai jilbab kan baik ya. Menjaga ulan.” Hanya itu.kadang dengan kata-kata yang singkat, orang lebih akan dalam memikirkannya.  (thanks Mi, Dib, Dit, Dil, Yul, wo ai ni) 

Aku setuju dengan kalimat “hidayah gak datang sendiri,tapi di jemput” terdengar seperti salah satu pandangan hidupku “rejeki itu gak di tunggu, kita yang berusaha cari, kalau gak di cari gimana bisa dapat?” begitu. Apakah aku sudah mendapatkan hidayah? Aku tidak bisa menjawabnya sekarang.

Tak sengaja atau memang rejekiku bagus, aku gak tau, postingan di sosial mediaku saat aku lagi galau galau gundah gulana gitu, isi timeline sosmed aku tentang jilbaaaaaaab semua. Tentang pentingnya jilbab, tentang manfaat jilbab, tentang hukumnya pakai jilbab. Aku kan punya pemahaman juga yakan, terpikirlah sedikit banyak tentang hal itu.

Akhirnya, aku mengambil keputusan. Yah, berat memang memakai jilbab bagiku ditengah-tengah udara yang panas, dress rok pendek di etalase toko  yang manggil-manggil, style rambut yang lagi in, secara jiwaku menyukai fashion kekorean. Mungkin kamu tak mengerti rasa beratnya.

Aku juga disini berterima kasih pada Dede (selamat atas pernikahanmu yang Ulan gak bisa hadir, but doa terbaik dari Ulan sudah ulan sampaikan ke Allah), yang rajin sekali dulu memberikan aku ceramah. Kadang dia ngetag di ig  tentang jilbab, pas lagi random chatingan dia juga nyinggung jilbab, dimana bagiku itu bukan urusan dia dan masalah agama seseorang itu sensitif untuk secara blak-blakan di bicarakan, tapi si Dede ini enteng aja gitu ngomong sama aku padahal teman-temanku yang lain rata-rata segan mau ngomong samaku –entah kenapa, bawaan badan kali ya orang segan bawaannya sama aku- . Dan… disitu mungkin arti teman. Aku ingat dia pernah bilang kira-kira gini “Lan, aku gak mau temenan sama kau Cuma di dunia aja, aku juga mau ketemu kawanku di surga”.  Saat itu aku sedang dalam mood yang dapat menerima, kata-kata itu nge-jleb sekali di hatiku.  

Kalau dulu setiap keluar rumah –bukan ke kampus- aku masih sering gerbang rambut, harus aku katakan bahwa aku bukan orang yang suka pakai baju terbuka, sehingga tidak begitu masalah untuk memakai jilbab kemanapun pergi. Setidaknya seperti menambahkan satu lembar kain lagi dikepalaku.

Dan disinilah aku sekarang. Sudah mencoba memakai jilbab kemanapun pergi. Dan aku sudah mendapatkan style memakai jilbab yang pas dengan wajahku, di tambah lagi kejadian-kejadian lalu yang sudah aku posting sebelumnya di kisah 2017 membuat aku mencintai diri sendiri. Aku serasa di berkahi kebaikan. Hanya itu.


Apakah aku terjaga?
Aku merasa belum. Beberapa kali aku masih mendapati pria menyiul saat aku lewat dengan memakai jilbab. Aku gak tau apakah sekarang orang berpikir jilbab hanya fashion atau memang suatu kewajiban. Tapi yang pasti, aku mulai menjaga tingkah laku. Dulu aku genit, sekarang genitnya berkurang, dulu aku centil, centilnya berkurang, dulu aku ngomongnya kasar dan sadis, sekarang dijaga ngomongnya, sok cantik di sosmed, sekarang udah agak dikurangi -walau kadang masih kelepasan juga- . Yah,,, karena jaman now, ketika seorang wanita berjilbab berbuat salah, maka orang akan memandang jilbabnya sih bukan orangnya. Jadi daripada aku membuat jelek jilbabku yang merupakan identitas agamaku, dan ketimbang menyalahi orang, lebih baik aku yang menjaga perilaku.

Akhirnyaaaaa, aku memilih untuk memakai jilbab. Insyaallah gak ada lagi pikiran buka tutup kayak warung. Pilihan tepat bukan?


Mencintai diri sendiri

Assalamualaikum

                Ini sebuah cerita singkat yang muncul dari cerita di dalam mobil dengan bang Ipan. Bang Ipan ini kayaknya sering kali ya masuk di cerita ulan? Ialah. Sejak kuliah, bang Ipan sudah ngantar jemput ulan dari Binjai ke Medan. Dulu –sebelum jalan tol Binjai Medan aktif- dalam satu hari ulan berada di dalam mobil rata-rata selama 3 jam perhari bersama bang Ipan. Gak mungkin kami diam-diaman aja kan? Akhirnya kami sering cerita-cerita dan kadang bang Ipan suka nasehatin juga tentang kehidupan.

                Nah, kemarin hari selasa, saat jalan pulang dari bandara KNO ngantar ibu mau pergi perjalanan dinas ke JKT setelah panjang pembicaraan bang Ipan nanya. “apa yang ulan gak suka dari diri –fisik- ulan?”
                Pertanyaannya sepele memang dan tidak butuh waktu lama untuk ulan menjawab, “gak ada.” Bang Ipan nanya kenapa dan menjelaskan badan cewek berisi lebih disukai orang terutama cowok, terus penjelasan saya.
                “Ulan suka dengan semua yang ada di diri ulan. Ulan suka mata ulan yang cipit ini, ulan suka hidung ulan yang gak maksimal dan gak minimalis ini, ulan suka bibir ulan, ulan suka dengan telinga caplang ulan, ulan juga suka tubuh ramping ulan. Terus, ulan tahu memang orang-orang sering bilang ‘gemuk dikit lagi aja ulan, cantik kali’. Nah, ulan pingin jadi gemuk –pingin kali pun, punya badan yang proporsional biar kelihatan enak di pandang orang. Gak di ejek orang kurus lagi. Tapi gimana? Ulan udah berusaha makan banyak, ikutin saran orang makan malam sebelum tidur, olahraga, banyak tidur, minum pil ini itu, minum susu, sampai minum minyak ikan hiu pun ulan pernah. Kurang serem apalagi coba.
                Tapi, mau sekeras apapun ulan berusaha kalau memang ya gini maunya badan ulan, mau buat apa ulan. Bukannya ulan gak berusaha, sampai sekarang pun ulan masih berusaha, tapi dengan cara yang beda. Sekarang Ulan berusaha untuk mencintai diri ulan dengan makan teratur, olahraga, intinya ulan tidak memaksakan diri buat jadi gemuk. Kalau memang udah saatnya gemuk, pasti gemuk juganya ini badan.
                Orang-orang senang berteman dengan ulan bukan karena penampilan fisik ulan bagus, kan? Mereka suka sama ulan ya karena sifat ulan mungkin baik bagi mereka, ulan cocok ngobrol, bergaul, gak jaim sama mereka.  Dan lagi, kalau ada cowok yang suka sama ulan, gimana pun keadaan fisik ulan, ya gini yang dicarinya dan ini tipenya. Pasti dia suka sama ulan karena memang apa yang ada dalam diri ulan.”

                Dalam hati ngomong sok bijak kali owe! Narsis bangeeet ya. Tapi memang begitulah kenyataannya. Ulan pernah di masa terobsesi gemuk, dan ini sejak SMA sampai akhir S1. Terus mikirkan, segini kerasnya buat gemuk –pokoknya merasa udah keras kalilah perjuangan menggemukkan badan bertahun-tahun ini, tapi kok badan ini bandal gak mau gemuk. Mikirin apa kata orang juga gak buat gemuk, yaudahlah, apa adanya aja. Kan orang punya masalah beda beda yakan?
                
                Dan akhirnya, inilah ulan yang sekarang. Tidak terobsesi gemuk lagi. Sekarang saya hanya merawat apa yang sudah di berikan Allah SWT. Wajah yah, rajinlah di bersihkan pakai facial foam, pakai toner sama night cream, Kalau siang pakai daily cream yang ada spf nya, kadang pakaikan masker. Untuk kulit, yah sebulan sempatinlah sekali dua kali di minyakin pakai minyak khusus badan supaya bagus –ulan gak bisa pakai handbody, mandi yang bener supaya gak bau badan, sikat gigi minimal satu hari dua kali kalau banyak makan manis lebihinlah acara sikat giginya. untuk rambut, rajin jugalah dirawat, gak usah ke salon terus, pakai aja apa yang ada di dapur (minyak makan, lidah buaya, jeruk nipis, apa aja yang baik buat rambut). Makanlah yang baik-baik, jangan terlalu sering jajan. pakailah pakaian yang bagus, kadang pakaian menentukan kita menarik atau ngak. Jadi, para pembaca kalau punya masalah yang sama, coba pikirkan dengan cara yang berbeda agar mendapatkan hal yang terbaik untuk diri kita sendiri. 

                Dan satu lagi yang sedang ulan jalankan, berusaha buat positif thinking.


Sekian. 

Parfume


Halo... Jam di iphone 21.16 wib 😁

Tadikan, lagi nyari parfume di laz*da sama kak eka, karna kesepakatan kalau limit kredit cardnya naik, bole nitip beli parfum. Lagian, kalau sama kak eka, entah kenapa ongkirnya murah. Hohohoo.. Jadilah saya memilih milih. Ada yg di incar, Namanya Perlis ellis 18. Dulu pernah makai pas SMP tau SMA gitu (nyolong punya kak eka dulu, tapi dia sekarang bersikeras lupa pernah pakai alhasil, dilarang beli takut gak sesuai wanginya) . Karna gk direstui belinya, akhrnya nyari yang paling saya suka, yaitu Paris Hilton Just Me. 
Oke, sekarang saya cerita beberapa parfum yg pernah saya pakai ajalah ya, sekedar referensi untuk yang mau nyari parfum. Oiya, botolnya aja yg di poto ya,isinya udah pada abiiiis. 

1. Cabotine
Ada 2 varian yg pernah saya cobai. Yg pertama Cabotine de Gres sama Cabotine MoonFlower. 

Pertama kali pakai yg warna ijo pas SMP. Dua duanya wanginya enak, tapi terlalu nyengat. Kalau untuk kepribadian dari wanginya, jika sifatnya pendiam cocoknya sama Cabotine de Gres karena menurut saya wanginya bisa membuat keberadaannya muncul diantara orang orang. Kalau yg Moonflower cocok untuk orang yg elegan. 
Usut punya usut, dulu pas di PekanBaru, ada toko parfum yg ngasih potongan harga kalau dibeli gak pakai tutupnya, karna katanya tutupnya yg buat mahal. Tapi itu dulu ya. Dirumah, yg sering pakai ya Uni sama IBu.  Harga, standartlah. 

2.Anne sui Rock Mer 

Pas pertama kali ngeliat, kamu akan pikir 'ah kawean inih' karna botol parfumnya pasaran di toko parfum jalanan ya kan. 
Belinya ini gak sengaja. Pas Ibu lagi beli parfum, ditawarin (siapa yg nolak ditawarin beli juga) Jadi pramuniaganya nawarin dari wanginya, saya pilih ngasal aja, pas dikasih tunjuk botolnya, saya kaget. Ya karena kayak pernah liat di toko parfum yg di jual pasaran ituloh (tapi yg ini beda dari yg kawean).
Kalau kamu pernah cium harumnya, memang susah untuk disukai. Saya aja pas beli malas pakainya, sekali pakai, langsung jadi pajangan. saya lebih milih pakai parfum yg lain. Pas parfum yg lain itu habis, saya coba pakai. Lama lama kok jadi enak ini parfum wanginya 😜. Karna makin lama makin enak, parfum ini pernah beralih tangan ke ibu saya untuk beberapa kali yg sampai pada akhirnya ibu beli yg lain dan dia kembali ke saya. 😂 Hohohohoo.. Kalau untuk kepribadian, mungkin yg ini cocok untuk seorang penghayal. Wanginya seperti kotaknya, membawa kedunia imajinasi. Harganya? Lumayan diatas standart. 

3. Paris Hilton
Yg pernah saya pakai yg Just Me sama Tense. 

Yg Tease di pakai kak Eka, kata dia wanginya enaaak dan tahan lama. Pernah nyolong pakai juga, tapi gak masuk selera saya. Tapiiii kalau yg Just Me,  saya suka ❤️❤️❤️..  Tpi skrng udah jarang di jual. Mungkin bagi pecinta parfum biasa aja kali ya wanginya, tapi bagi saya si Just Me ini buat saya merasa seksi (dalam artian saya jadi percaya diri). Pertama pakainya pas SMP kelas 1. Lagi lagi nyolong punya kak eka (namanya dia udah besar,saya masih kecil, ya rasa penasaran anak puber taulah ya) . promosinya pas sama single lagi si Paris yg star blind atau apa gitu yang jenrenya rege. Harga? Kalau Tease gak tau. Kalau Just me Standart. 

4. Jeanne Arthes
Yg saya pernah pakai yg Lover sama  Love

Yg Love itu punya Uni hadiah dari temannya pas dia ultah. Harumnya feminim. Saya jarang pakai, tapi cium wanginya, cocok untuk yg feminim. 
Kalau Lover saya belu karena botolnya. Wanginya nilai plus lah. Saya beli pertama pas saya SMA kelas 2 atau 3, pas lagi falling in love gitu 😍😍. Karna wanginya asik, jadi cocok untuk yg jatuh cinta. Jadi ceritanya pas kuliah beli lagi, tapi saya lagi gak jatuh cinta, jadi wanginya terasa membuat bersemangat. Kalau untuk remaja ini cocok. Karnakan remaja itu mau yg asik n ceria gitukan, ini parfum yg cocok untuk masa itu. Harganya? Untuk yg love gak tau (hadiah sih) kalau yg lover Standart. Jeanne arthes ini sering di jual di Matahari. Gampangkan nyarinya. 

5. Katy Perry edisi Purr
Saudara kembarnya si Meong. 
Jgn terlalu dilihat pose dan pakaian tante keti ya! 


Purr ini saya beli dengan merengek ke Ayah dan Ibu pertama kali di semester 2 dulu. Waktu itu saya ngebaca di blog dan liat iklan di socmed. Pas ayah ngajak ibu beli minyak wangi karna punya ayah habis. Ayah saya baik hati bangeet. Pas mau pergi di tawarin gini "kak ulan mau minyak wangi? Ayah mau pergi beli ini". Nah,, ditawarin gitu, siapa yg nolak coba, lagian ada yg di incar. Jadi saya kirimlah nama sama potonya ke hape ayah. Sejam kemudian ayah nelpon, "kak mahal kali, yg lain gak mau?"😨 Sedih kan? Disinilah saya merengek rengek. Merajuk jugak. Hhehe.. 👏👏Kebetulan si Iki ikut, dia waktu itu lagi ngefans sama si Katy, jadilah di bantui ngerengek. Karna ibu tau kalau saya suka yg lucu lucu gak peduli wanginya, akhirnya di beliin. Pas di buka, idiiih lucu kali botolnya..  Pas dicium wanginya.. Gak nyesal!!! Gimana ya ngedeskripsikannya. Pokoknya enaklah wanginya. Ibu, kak eka aja suka. Ini botol keempat yg saya beli. Botol pertama ilang, botol kedua dibawa ibu ke banjarmasin (parfumnya ibu abis kemarin, jadi pinjam tpi gk balek), botol ketiga dibawa kak eka kejadian seperti ibu(botolnya ada di rumah dengan keadaan menyedihkan), yg keempat gak saya kasih siapapun lagi (saya pakai sampai habiiis). 
Kalau si Meow (meong?) lupa namanya, yg warna pink, pernah nyoba punya teman. Wangi sih wangi tapi lebih okean si Purr ini. Harga? Lumayan diatas standart

6. Britney Spears yg Radiance 


Mewah! Itu kesan pertama lihat botolnya. Tapi nasib awalnya seperti yg Anna Sui tadi. Singkat cerita, karna yg lain udah habis, inilah dipakai. Hehehehhe. Harumnya, untuk kepribadian dewasa oke ini.(dewasa dalam artian jiwanya ya, bukan dewasa yg lain (krna sekarang banyak kata ambigu)) 
Harga? Lumayaan diatas standart. 

7. Escada
Saya pernah pakai yg sunset sama yg Island Kiss (seri limited) 


Escada ya harumnya 'berani' gitu. Nyengat? Gak juga. 
Yg sunset, wanginya ceria seperti musim panas, dipakai siang lebih oke. Kalau yg island kiss lebih enak dari sunset. Island kiss tapi sedikit lembut. Cocok untuk malam. Harga? Mahal.

8. The body Shop fragrance 

Bukan parfum ya, tapi fragrance. 
Siapa yg gk suka TBS, udah gk di ragukan lagikan. Harga, lumayan. 

9. Yg lain. 
Mungkin kamu bisa mencoba La Perle, senswell,charlie white, atau apapun yg kamu rasa enak dan cocok untukmu. Harga yg ini semua lumayan cocok untuk pelajar seperti kitah yg beli dari jajan sendiri. 

Sebenarnya sih ya, parfum atau wewangian apa aja, asal kamu suka dan nyaman mengenakannya,gak perlu mahal atau bermerk, pakai saja. Toh, kamu senang kan, dan orang lain gk terganggu? Wangi itu menyenangkan.! Asalkan jangan bau ketek atau bau badan ya di pelihara, kasian orang lain yg nyiumnya. 

Review Innisfree greentea series

Dari judulnya udah keliatan saya mau ngasih pendapat dari produk korea yaitu Innisfree khusunya innisfree green tea series.
Di iphone pukul 12.10 siang. Cuaca panas membara merekah dan kamu pasti butuh kipas seperti saya yg ngadem di depan kipas angin. 

Oke, langsung aja. Saya tau innisfree udah lama, khususnya sejak saya mulai sering melihat drama korea dan yoona snsd. Abis itu pas searching di google kalau pakai keyword yoona snsd maka produk innisfree sering muncul juga. 

Saya beli produk ini secara online, dari 2 olshop beda dengan metode PO. Lumayan lama nunggunya karena lagi libur Natal dan juga masalah dari pihak ekspedisi yang kurang profesional (jangan tanya apa nama ekspedisinya). Sekarang udah lewat satu bulanan kami (saya dan uni) pakai produk ini yang intinya kami puas.

Yang saya beli sebenarnya semua series greentea. Tapi yg ada barangnya cuma beberapa. 

Pertama, saya pernah baca review dari blog lain tentang Innisfree the Green tea seed serum kalau produk ini laris maniiiiis di tempatnya sana di korea karena cucok sekali untuk kulit berjerawat da berminyak. Ngontrol produksi minyak di wajah dan lumayan cepat menghilangkan jerawat dan bekasnya. Pertama kali saya pakai, saya pencet botolnya dua kali, saya leberkan di tangan kayak pakai sabun lalu saya aplikasikan ke wajah saya. Cepetsih keringnya diwajah karena cairannya gak begitu kental dan gk begitu cair, lalu setelah kering saya pakai innisfree greentra pure cream. Dari pertama pakai, ada jerawat yg seperi mau tumbuh, waktu saya mau bersihkan wajah, eh jerawatnya gak jadi tumbuh. Kempes da gak ada bulatan minta di pencetnya.. Jerawat nasinya pun gak ada. Tapi bekas jerawat lama berkurangnya, udah sebulanan pakai tidak terlalu kelihatan bekas jerawat ilang disaya. Tapi di uni, kata orang bekas jerawatnya lumayan berkurang. Karena itu, saya laporan ke uni saya yg juga patungan beli, diapun semangat pakainya karena mau ngilangin jerawat.
Oia, innisfree green tea seed serum ini wangi sekali, dan katanya serum itu sangat bagus untuk kulit, terutama untuk remaja beranjak dewasa yang akan merawat kulit agar gak cepat tua, gak keriputan dan lembut bak kulit bayi.  Ini foto innisfree the greentea seed serum

Kedua, innisfree greentea pure  cream. 
Waktu buka tutup tempat creamnya, saya aneh ngeliatnya. Biasanyakan daily cream yang saya pakai bentuknya creamy kali dan gak cair, pokoknya kayak cream kue la. Tapi yang ini? Bentuknya creamy tapi agak basah gitu. Gak lengket  dan antara cair gak cair. Bentuknya kayak cair, tapi pas di sentuh creamy kali. Ada butiran seperti scrub gitu di dalamnya. Mungkin itu biji tehnya kali ya. Tadinya gak mau beli yang ini. Saya mau beli yang barunya. Kalau ngak salah namanya Innisfree the greentea seed cream yang katanya lebiiih bagus dan lebih cepat tampak hasilnya. Yaitu keluaran terbaru untuk salah satu pasangan si serum. Kan, keluaran pertama ya innisfree greente pure cream ini. Jadi, karena gk ada di olshopnya saya di kabarin pas barangnya udah datang di sana, jadinya saya beli di olshop yang ready yang juga gak jual the greentea seed cream. Yaudahla, daripada gak ada pakai innisfree greentea pure cream aja, lagian pasangannya juga kok. 
Yah, hasilnya seperti tadi yang saya bilang, mengurangi jerawat dan menghaluskan kulit. Tapi gak terlalu ngilangin bekas jerawat (ini untuk hasil di saya ya). Mungkin kalau pakai yang innisfree the greentea seed cream bisa ngilangin kali ya.

Ketiga, saya pakai bedak tabur innisfree no sebum mineral powder. Isi dalamnya sih seperti bedak baby, tapi lebih halus butirannya. Wanginya enak dan poufnya lembut. Saya cuma pakai di rumah aja sih. Atau keluar sekitaran rumah, kalau ke kampus saya masih pakai bedak tabur wardah. Karena lebih mencerahkan. Kalau pakai bedak putihkan gk nampak pakai bedaknya, mana di kampus berpacu dengan debu lagi. Makanya masih milih pakai bedak tbur wardah. 
Tapi. Karena lebih ringan di kulit, kecuali ke kampus, untuk harian (dirumah, jalan sama kakak n uni, ke mall, keluar kota, makan diluar) saya pakai ini bedak. sayaaangnya!!!!! Isinya dikit kali.


Selanjutnya keempat, saya juga beli innisfre green tea pure skin. Kalau di Indonesia mungkin seperti penyegar yang dipakai setelah pembersih wajah. Taukan? Nah, katanya di korea namanya bukan penyegar, tapi ada skin skinnya gitu. Tadinya juga mau beli cersi pembersihnya, udah pesan sih, tapi seperti innisfree greentea seed cream tadi itu lo, gak ada barangnya. Yaidahla , ini aja jadila. 
Saya memakai ini sebelum saya pakai sleeping pack. Tapi tetap, sebelum mengunaka ini saya bersihka wajah biasa dengan sbun cair wajah, untuk yang saya pakai dari produk johnson n johnson yaitu clean and clear. Jadi, setelah bersihkan wajah dengan sabun pagi dan malam lalu setelah wajah kering saya bersihkan lagi denan ini cairan,. Seharusnya 2x sehari, tapi saya hanya pakai malam aja, pagi kadang malas mengunakannya. Botolbya gedek. Bisa di pakai lama ini. 

 Kelima, saya pakai innisfree greentea pure sleeping pack. Katanya, orang korea punya wajah mulus gitu karena rajin pakai sleeping pack gini. Yaudah saya beli juga. Bentuknya hampir sama dengan innisfree greente pure cream. 
Oke, setelah saya pakai, besok paginya wajah saya tetap ceraaaH kayak udah pakai bedak. Lebih lembut lagi, makanya saya rajin pakai ini sleeping pack. 

Pelengkap, sekarang di tas saya ada facial spray dari innisfree juga, tetap innisfre greentea mineral mist. Saya pakainya kalau panas membara merekah lagi, jadi saya pakai, biar segaaaarbwajah. 

Udah ya, cuma itu aja yg saya pakai. Kalau kamu nanya harga, intinya untuk ini semua anak kuliahan seperti saya harus patungan sama uni. Tapi, untungnya semuanya kayaknya bisa dipakai untuk berdua sampai 3 bulanan. Jadi, bisa nabubung lagi utuk beli kalau habis. 

Cerita seorang wanita 1

     di handphone saya sekarang pukul 20. 10 ... dan sekarang saya sedang jaga warnet you know... 
    Yah, saya pernah bermimpi dulu menjadi seorang wanita dewasa.. atau dulu saya selalu menyebutkan saya pingin menjadi "kakak-kakak"... Dengan hidup menjadi adik dua orang kakak, saya selalu melihat kedua kakak saya sangat dewasa, dan membuat saya selalu berpikir kapan saya menjadi dewasa seperti sekarang... nah,, sekarang setelah umur saya seperti kedua kakak saya dulu, saya merasa kok saya belum dewasa ya.. wkwkwkwkkwk... oke, kali ini saya cerita tentang manicure pedicure yang tadi barusan saya lakukan di salah satu salon kuku di Binjai.. 
      Yap, saya seorang gadis yang suka ke salon.. walau tidak sering, tapi adalah setahun sepuluh kali ke salon... saya kebanyakan sendirian.. walaupun beberapa kali pernahlah ke salon sama kakak dan teman.. yah, memaang menyenangkan kalau ada kawan di salon.. tapi mengapa saya kebanyakan sering sendiri...
1. karena gak ada kawan
2. karena kalo janjian sama orang nnti gk tept waktu
3. memang enakan sendiri...
       setelah beres-beres mempaketin pesanan kue orderan, yah dengan keadaan belom mandi, saya melihat kuku-kuku saya yang cantik mengalahin cantiknya kuku aling di laskar pelangi  (wkwkwkwkk....) sudah panjang dan ada cem itam-itam kayak anak kecil baru main pasir gitu.. melihat kuku kaki juga sudah panjang... karena saya memotong kuku tangan seminggu sekali dan kuku kaki sekali, kali ini saya kehilangan gunting kuku yang ntah kemana perginya... akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke salon kuku, kenapa saya tidak mencari gunting kuku? yah karena saya malas aja nyari gunting kuku dan juga saya agak sedikit malas memotong kuku kaki  saya karena kaki saya tidak bisa lurus dan susah untuk memotong kukunya..
       Lalu saya mandi .. yah saya mandi pukul 2 siangan... lumayanlah, keluar keringat buat kue orderan jadi saatnya mandi... setelah mandi dan ini itu... pergilah saya ke salon kuku menaiki becak abang becak... jarak salon kukunya dari rumah, tidak sampai tiga menit udah sampai.. dekat sekali kan,,, inilah enaknya punya rumah di kota..
      setelah sampai di salon itu, saya dorong pintu itu salon kuku dan saya di sambut tatapan dari mbak-mbak pekerja disana.. saya berdiri terpaku dan bertanya-tanya "mana kata selamat datangnya.." karena saya berdiri saja, akhirnya salah satu mbak itu (disana saat saya masuk ada sekitar enam mbak-mbak yang salah satunya sedang hamil).. si mbak itu nanya "apa ini mbak?" dengan ramah tamah ala mbak-mbak jualan... saya jawab "mau bersihin kuku kaki" yah rencananya hanya kuku kaki, tapi mbak itu menawarkan harga yang saya suka " kalo kaki saja 35rb mbak, kalo sama tangan sekalian 45 rbu aja.." karena saya merasa itu adalah harga yang murah langsung saya iakan sekalian dengan tangan... 
     duduklah saya di bangku empuk di sana dan saya melihat ada tiga mbak-mbak yang sibuk mencari peralatan.. karena pertama kali saya kesini,saya perhatikan dengan seksamapastinya... mbak-mbak yg sedang hamil itu membawakan air dalam tong untuk kaki.. dalamhati saya "mbak ini hamil bawa berat berat dan semoga aja bukan mbak ini yang merawat saya.. kasian amat... lagi hamil gitu.." dan seorang mbak yang katanya trainer sudah duduk di bangku kecil di samping saya. setelah menunggu mbah-mbak hamil itu duduk di DEPAN SAYA... dan dialah yang MERAWAT kaki saya... sumpah,, saya segan kali,,, dia mencuci kaki saya gitu.. lalu setelah datang mbak-mbak merawat kuku tangan saya, kaki saya yang telah di cuci di naiki ke pangkuan mbak hamil itu.. saya terbodoh dan mengatakan "aduh mbak, takut kena perut mbak ini" kata saya dengan polosnya dan mengundang taawa mbak-mbak disana.. 
     salah satu mbak disana bilang sambil ketawa... "ngak papa mbak,,, kalo kena nanti dia mundur kok.. kalo kenak juga gk papa.. palingan anaknya nanti nendang-nendang.." ya ampuun tega bener mbak ini sama kawannya,,, saya sampai terkesima.... 
     dan lalu dimulailah perawatan kaki dan tangan saya.. pertama-tama kuku kuku saya di potong.. dikikir,di scrub, di maskerin, di pijat dan dikasih minyak di kuku-kukunya.. sekitar dua puluh menit saya menikmati kaki saya di pegang-pegang mbak-mbak ini.. yaaampuuun.. saya baru tau kenapa tante-tante senang ke salon,... rupoanya memang enak ... wkwkwkwkkwkk..... 
     yang paling enak adalah kaki dan tangan di pijat... itu menyenangkan sekali.... dan saat mbak itu bilang, sudah mbak.. saya merasa kecewadan sedih,. kok cepat kali :'( ...setelah membayar dengan harga yang di sepakati, saya pulang dengan kembali naik becak dengan abang becak yang berbeda... wkwkwkwk...
dan saya jadi ketagihan., sebelum lebaran nanti saya berencana merawat kuku lagi.. dan juga sepertinya saya penasaran dengan body scrub, lulur, massage yang tadi diceritain mbak-mbak disana....
ini poto tangan saya yang sudah bersih....
sudah bersih kan....

potonya poto tangan aja ya,,, kalo poto kaki saat ini saya gk bawa kamera... wkwkwkwk,...kuku kaki saya lebig bersih dari ini....
  oke sekian cerita kali ini... agak sedikit membosani ya,?? yah setidaknya serulah ya,,,, wkwkwkwkwkk......